Apa itu isolasi mikroba?
Isolasi
mikroba adalah suatu usaha untuk menumbuhkan mikroba di luar lingkungan
alamiahnya sehingga hanya menumbuhkan satu jenis biakan murni. Prinsip dari
isolasi mikroba yaitu memisahkan satu jenis mikroba dengan mikroba lain
sehingga mikroba yang di tumbuhkan hanya berfokus pada satu jenis mikroba saja.
Apa perbedaan inokulasi dan isolasi?
Inokulasi
memindahkan mikroba dari medium lama kemedium baru sehingga akan membentuk
suatu kultur murni yang berasal dari sampel yang diinokulasi sedangkan isolasi
mikroba menumbuhkan mikroba namun hanya berfokus pada satu jenis mikroba saja.
Larutan Fisiologis
Larutan
fisiologi adalah larutan yang digunakan dalam pengenceran sehingga terbentuk
konsentrasi yang diinginkan dalam suatu suspensi. Larutan fisiologis befungsi
untuk mempertahankan pH sehingga menciptakan kondisi yang sesuai dengan
pertumbuhan mikroba.
Pengenceran bertingkat
Pengenceran
bertingkat merupakan pembentukan konsentrasi tertentu pada suatu suspensi. Hal
ini bertujuan agar jumlah mikroba yang tersuspensi dalam cairan dapat dikurangi
jumlahnya. banyaknya pengenceran dapat diperkirakan berdasarkan banyaknya
mikroba yang terkadung dalam sampel.
Bagaimana cara mengisolasi Mikroba?
Metode Cawan Petri
Tuang media
sebanyak ¾ volume cawan petri, kemudian tunggu hingga mengeras. Setelah
mengeras, inokulum mikroba diambil menggunakan ose bundar kemudian digoreskan
pada permukaan media secara zig – zag dan persegi pada cawan petri yang
berbeda. Kemudian dibungkus menggunakan kertas dan diinkubasi pada inkubator.
Metode Tabung Reaksi
Media
dituangkan kedalam tabung reaksi dengan perlakuan agar tegak dan agar miring,
tunggu hingga mengering. Setelah mengering, pada tabung yang diberi media agar
tegak diisolasi dengan metode tusuk sedangkan pada media agar miring diisolasi
dengan metode zig – zag. Kemudian diisolasi pada suhu 36⁰C.
Apa itu metode zig - zag dan persegi ?
Metode
zig – zag dan persegi merupakan suatu cara isolasi mikroba pada cawan petri
menggunakan media Plate Count Agar. Metode zig – zag dilakukan dengan
menggoreskan secara zig – zag permukaan media menggunakan ose bundar yang telah
di sterilkan. Sama halnya dengan metode zig – zag, metode persegi juga dilakukn
dengan cara menggoreskan permukaan media pada cawan petri secara persegi
menggunakan ose bundar. Kedua metode tersebut dilakukan secara aseptis dan hati
– hati sehingga mikroba dapat terisolasi dengan baik. Fungsi dari metode zig –
zag yaitu untuk mengetahui banyaknya mikroba yang akan tumbuh sedangkan pada
metode persegi berfungsi untuk mengetahui penyebaran mikroba pada media.
Apa itu agar tegak dan agar miring ?
Agar
miring dan agar tegak merupakan suatu cara isolasi mikroba menggunakan tabung
reaksi dengan media yang digunakan Nutrient Agar. Pada agar miring isolasi
mikroba dilakukan dengan cara menggoreskan mikroba secara zig – zag menggunakan
ose bundar. Isolasi dilakukan pada agar tegak dengan cara menusukkan ose jarum
pada media yang telah mengering pada tabung reaksi. Agar miring digunakan untuk
menumbuhkan mikroba aerob sedangkan pada agar tegak berfungsi menumbuhkan
mikroba anaerob.
Apa fungsi ose tusuk dan ose Bundar?
Ose
bundar berfungsi memindahkan mikroba pada media agar miring dengan cara menggoreskan mikroba pada
permukaan agar miring sedangkan ose jarum berfungsi memindahkan mikroba media
agar tegak dengan cara menusukkan ose jarum pada lempeng agar.
Daftar Pustaka
Nur. I, Asnani. 2007. Penuntun
Praktikum Mikrobiologi Akualiti, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,
Universitas Halu Uleo; Kendari.
Partic, Li. 2008. Media
pertumbuhan mikroorganisme. http://dunia-mikro.com/id . Diakses pada
12 April 2017 di Makassar
Rusdimin. 2003. Mikrobiologi
Dasar Dalam Praktek. Gramedia; Jakarta.
Wasteson,
YY, and Hornes, E. 2009. Pathohenic
Escherichia Coli Found in Food. International Journal Of Food Microbiology,
12, 103-114
Komentar
Posting Komentar